15 TRIK YANG DILAKUKAN OLEH ORANG PESIMIS UNTUK MEMBUAT HIDUPNYA MENJADI SEMAKIN SULIT

Pernahkan anda bertanya-tanya, “Mengapa beberapa orang di planet ini tampaknya memiliki hidup yang sangat sulit?”. Apakah anda sering berpikir bahwa mereka harus mengubah pola hidup mereka? Ya, harus demikian dan disini adalah 15 trik yang dilakukan oleh orang pesimis untuk membuat hidupnya menjadi semakin sulit, diantaranya adalah :

1. Mereka berteman dan berbaur di sekitar orang-orang yang menjatuhkan mereka

Orang yang pesimis sering berteman, berbaur dan dikelilingi oleh orang-orang yang pesimis jua. Namun sayang didalam beberapa kasus, teman-teman mereka yang bertipikal seperti ini sering membantu orang yang pesimis di sepanjang perjalanan hidup mereka dengan cara yang negatif.

Hal ini akan menjadi sulit bagi orang yang pesimis untuk berteman dan berbaur dengan seseorang yang akan memotivasi mereka untuk melakukan hal yang benar.

2. Mereka tidak membutuhkan pertolongan dari siapapun

Orang-orang yang memiliki masalah serius, seperti kecanduan obat-obatan terlarang atau alkohol acapkali mengatakan, “Saya tidak butuh pertolongan dari siapapun”. Padahal kenyataannya, mereka adalah orang yang paling membutuhkan bantuan segera. Mereka tahu sebenarnya namun tidak mau menyadarinya.

3. Mereka akan beralih ke metode alternatif untuk menghadapi masalah

Banyak orang yang pesimis sering menderita masalah mental yang cukup serius, seperti depresi berat dan oleh karena itulah mereka sering mencari cara lain untuk mengatasi masalanya.

Didalam banyak kasus, mereka tak segan untuk mengkonsumsi alkohol ataupun obat-obatan terlarang yang memungkinkan mereka untuk melupakan masalah sejenak. Sayangnya, hal ini tidak membantu mereka berurusan dengan hal-hal yang nyata malahan mereka akan membuat masalah baru yang jauh lebih serius.

4. Mereka acapkali berkencan dengan orang yang salah

Orang yang pesimis dikatakan seringkali memiliki harga diri yang rendah. Untuk alasan ini, mereka sering memilih pasangan hidup yang akan membantu mereka membangun pengalaman citra dirinya menjadi kenyataan.

Didalam beberapa kasus, mereka akan membiarkan dirinya menjadi korban pelecehan seksual, fisik dan mental karena orang yang bertipikal sama dengan mereka akan dengan mudah mengatakan, “Saya minta maaf”, “Saya mencintaimu”, dan “Saya berjanji untuk tidak pernah melakukannya lagi”. Berada didalam hubungan seperti ini hanya akan membawa mereka semakin terpuruk.

5. Mereka kerap menghabiskan uangnya untuk sesuatu yang sebenarnya sama sekali tidak diperlukan

Orang yang pesimis juga dapat merusak finansialnya secara perlahan-lahan. Orang-orang yang bertipikal seperti ini cenderung menghabiskan uangnya untuk barang-barang yang mereka inginkan dan sepertinya tidak terlalu diperlukan sama sekali seperti pakaian model baru, mobil mewah dan perangkat teknologi terbaru. Namun mereka juga sering mengabaikan hal yang benar-benar penting seperti tagihan bulanan, rumah dan makanan.

6. Mereka secara berulang kali melakukan kesalahan yang sama

Sebagai manusia yang normal dan diberi akal budi oleh Sang Pencipta, kita selalu belajar dari setiap kesalahan dan berjanji untuk tidak membuat ataupun jatuh di lubang yang sama dua kali. Namun hal ini sepertinya tidak berlaku bagi orang yang pesimis.

Yang terjadi justru sebaliknya, mereka terus membuat dan jatuh di kesalahan yang sama dua kali, entah itu mengkonsumsi narkoba, minum-minuman keras, mengemudi secara ugal-ugalan atau menjadi orang yang ceroboh perihal perilaku seksualnya.

7. Mereka hidup saat ini

Meskipun kebanyakan orang mencoba untuk hidup saat ini, itu bukan berarti mereka selalu menikmati waktu yang telah dimilikinya saat ini. Mereka juga berpikir tentang konsekuensi dari tindakan mereka. Para orang yang pesimis tidak pernah berpikir tentang konsekuensi dari tindakan mereka, mereka cenderung berpikir tentang apa yang mereka pikirkan dan rasakan saat ini sehingga ketika mereka mengambil sebuah keputusan maka keputusan tersebut akan merusak hubungan disekitarnya.

8. Mereka mempunyai kebiasaan berbohong

Orang yang pesimis sering memiliki kebiasaan berbohong. Bahkan mereka tak segan berbohong sekali lagi untuk menutupi kebohongan yang telah diucapkannya dan mereka pun kerap melupakan kebohongan yang telah mereka ucapkan. Intinya adalah mereka adalah orang-orang yang tidak bisa dipercaya.

9. Mereka sering merasa tidak memiliki aset yang positif

Hampir sama dengan kasus harga diri, orang yang pesimis hanya percaya dan memfokuskan diri pada kekurangannya. Bahkan mereka merasa tidak memiliki nilai tambah yang dapat diberikan kepada dunia dan mereka juga percaya jika tidak ada gunanya berjuang untuk menjadi individu yang lebih baik.

10. Mereka tidak memiliki kebiasaan kebersihan yang baik

Ini bukan berarti bahwa setiap orang yang pesimis tidak pernah mandi; poin ini menjelaskan bahwa mungkin mereka tidak suka mengurus diri sendiri dengan baik. Misalnya saja, mungkin mereka tidak menyikat giginya dengan baik ataupun tidak melakukan kebiasaan merawat diri lainnya dengan benar seperti mencukur atau menyisir rambutnya.

11. Mereka sering mengasingkan dirinya dari orang-orang yang sebenarnya mencintai kehadiran mereka

Salah satu aspek paling sulit untuk dimiliki oleh orang yang pesimis adalah menjadi seseorang yang dapat mencintai diri mereka sendiri dan orang lain di sekitarnya.

Orang yang pesimis cenderung mengucilkan diri mereka dari orang-orang yang sebenarnya mencintai kehadirannya karena bagi orang-orang di sekitarnya, mereka adalah orang yang akan menawarkan bantuan untuk menolong orang yang pesimis atau dapat membuat kehidupannya jauh lebih baik.

12. Mereka tidak memiliki ambisi besar didalam hidupnya

Karena merasa memiliki harga diri yang rendah, orang yang pesimis tidak memiliki ambisi yang besar didalam hidupnya. Mereka selalu merasa jikalau dirinya tidak bisa mencapai atau meraih apa-apa didalam hidup, jadi untuk apa mencoba lebih jauh.

Hal inilah yang membuat mereka menjadi malas untuk melakukan sesuatu yang baru didalam hidupnya. Mereka kerap tidak bisa menangani pekerjaannya dengan baik dan benar, dan jikalau mereka melakukannya maka hasilnya selalu mengecewakan.

13. Mereka memiliki fisik yang kurang sehat

Didalam kombinasi dengan kebiasaan buruk yang mereka lakoni seperti mengkonsumsi obat-obatan terlarang dan alkohol, bisa dipastikan jikalau mereka memiliki kesehatan yang buruk. Mereka tentu tidak suka mengkonsumsi makanan yang sehat, bahkan jika mereka mengkonsumsinya pun mereka tidak berkonsultasi dengan pihak dokter terlebih dahulu. Lebih parahnya lagi ketika mereka jatuh sakit, mereka malah menganggapnya sepele dan itu bisa menjadi suatu masalah yang serius nantinya.

14. Mereka kerap memulai perkelahian dan keributan tanpa alasan

Dikarenakan mereka tidak fokus pada konsekuensi dari tindakannya, mereka cenderung berkelahi dan membuat keributan tanpa alasan yang jelas. Sering kali mereka memfokuskan dirinya kepada orang besar yang berada didalam ruangan, mereka selalu berpikir dapat menjadi seseorang yang bisa memberikan orang lain pelajaran meskipun tidak ada kesempatan sama sekali. Mereka selalu dikuasai oleh kekerasan dan amarah.

15. Mereka tak segan untuk mencuri dan menipu orang lain

Sekali lagi, orang yang pesimis bukanlah seseorang yang terhormat karena mereka tidak pernah peduli dengan konsekuensi dari tindakannya. Mereka kerap mengambil bagian didalam kegiatan ilegal seperti mencuri, berbuat kecurangan dan menipu baik itu didalam kompetisi ataupun hubungan.

Perilaku seperti ini tentu dinilai sangat buruk di mata masyarakat. Pada dasarnya, perilaku dan keputusan buruk yang telah mereka ambil akan menghancurkan segala sesuatu yang berada disekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *